Cara Memilih Besi Beton Sesuai SNI untuk Rumah dan Bangunan

PANDUAN MATERIAL

2 menit bacaTim RMB Store

Besi beton menentukan kekuatan struktur bangunan. Kenali jenis, kelas mutu, dan cara memeriksa besi beton yang sesuai SNI 2052:2017 sebelum membeli.

Besi beton adalah salah satu material yang paling menentukan keamanan bangunan. Kolom, balok, sloof, dan pelat lantai mengandalkan tulangan baja untuk menahan gaya tarik yang tidak mampu ditahan beton. Karena itu, memilih besi beton tidak cukup hanya berdasarkan harga — spesifikasinya harus sesuai dengan rencana struktur.

Mengenal SNI 2052:2017

Di Indonesia, baja tulangan beton diatur dalam SNI 2052:2017. Standar ini mengatur bentuk, ukuran, berat, sifat mekanis, hingga penandaan pada batang. Secara garis besar terdapat dua jenis:

  • BjTP (Baja Tulangan Polos) — permukaan licin, misalnya kelas BjTP 280.
  • BjTS (Baja Tulangan Sirip/Ulir) — permukaan bersirip, misalnya BjTS 280, BjTS 420A, BjTS 420B, dan BjTS 520.

Angka di belakang kode menunjukkan kuat leleh minimum dalam megapascal (MPa). Semakin tinggi angkanya, semakin besar tegangan yang dapat ditahan sebelum baja mengalami deformasi permanen. Kelas mutu yang digunakan harus mengikuti spesifikasi perencana struktur.

Cek berat per meter

Salah satu cara paling praktis untuk menilai besi beton adalah dengan menimbang. Berat nominal besi dapat dihitung dengan rumus:

Berat (kg/m) = 0,006165 × d², dengan d adalah diameter nominal dalam milimeter.

DiameterBerat nominal (kg/m)Berat per batang 12 m (kg)
Ø80,3954,74
Ø10 / D100,6177,40
D131,04212,50
D161,57818,94
D192,22626,71
D222,98435,81

SNI memberikan batas toleransi berat tertentu. Besi yang beratnya jauh di bawah nominal — sering disebut “besi banci” — memiliki luas penampang lebih kecil dari rencana sehingga kekuatannya berkurang.

Periksa penandaan pada batang

Besi beton SNI umumnya memiliki tanda timbul berupa inisial produsen dan ukuran diameter. Penandaan ini memudahkan penelusuran asal produk. Mintalah informasi produsen dan, bila diperlukan, sertifikat pabrik (mill certificate) untuk proyek yang mensyaratkannya.

Sesuaikan dengan gambar kerja

  • Gunakan diameter dan jenis tulangan persis seperti yang tertera pada gambar struktur.
  • Jangan mengganti diameter tanpa persetujuan perencana — misalnya mengganti D13 dengan Ø12 polos.
  • Perhatikan kebutuhan panjang penyaluran dan sambungan lewatan agar perhitungan jumlah batang tidak kurang.

Kondisi fisik saat diterima

Karat tipis di permukaan yang tidak mengelupas umumnya masih dapat diterima. Namun, karat yang tebal dan bersisik harus dibersihkan karena dapat mengurangi daya lekat dengan beton. Hindari besi yang bengkok berlebihan, retak, atau cacat pada sirip.

Kesimpulan

Besi beton yang tepat adalah besi yang sesuai jenis, diameter, mutu, dan beratnya dengan rencana struktur. Jika Anda ragu, kirimkan gambar kerja kepada tim RMB Store — kami akan membantu menyusun daftar kebutuhan dan penawaran yang sesuai.

BACA JUGA